KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari melalui Unit Sinergi Kampus menggelar Festival Olahraga dan Seni Budaya (FOSB) 2026 yang megah pada tanggal 31 Maret lalu. Kegiatan yang diselenggarakan selama tiga hari penuh tersebut berhasil menghadirkan lebih dari 2.500 mahasiswa dari berbagai fakultas dan program studi, menciptakan momentum luar biasa dalam pengembangan potensi mahasiswa di bidang olahraga dan seni budaya.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, FOSB 2026 kali ini mengusung tema “Bersinergi Ciptakan Prestasi, Lestarikan Budaya Nusantara” yang secara konsisten mencerminkan komitmen universitas dalam mengintegrasikan nilai-nilai lokal Sulawesi Tenggara dengan pengembangan kompetensi mahasiswa secara holistik. Festival yang berlangsung di lapangan olahraga utama dan aula seni Unit Sinergi Kampus ini menampilkan rangkaian kegiatan yang komprehensif, mulai dari pertandingan olahraga, pameran seni, hingga pertunjukan budaya tradisional.
Latar Belakang Penyelenggaraan
Unit Sinergi Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari merupakan lembaga yang bertugas mengkoordinasikan berbagai kegiatan kemahasiswaan, khususnya dalam bidang pengembangan minat dan bakat. Sejak didirikan pada tahun 2018, unit ini telah menjadi pusat aktivitas ekstrakurikuler mahasiswa yang paling dinamis dan terpercaya.
Menurut catatan administratif unit, keputusan untuk menyelenggarakan festival tahunan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan nyata mahasiswa akan wadah untuk mengekspresikan potensi mereka di luar pembelajaran akademik. “Kami melihat bahwa banyak mahasiswa kami yang memiliki bakat luar biasa, baik dalam bidang olahraga maupun seni budaya, namun mereka jarang mendapatkan kesempatan untuk menampilkan kemampuan tersebut dalam ajang yang terstruktur dan bermakna,” ujar Ketua Unit Sinergi Kampus dalam pengantar acara.
Festival ini juga menjadi bagian integral dari upaya universitas untuk memperkuat identitas kampus sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya mencetak akademisi handal, tetapi juga individu bertalenta dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan menyelenggarakan festival semacam ini, Universitas Muhammadiyah Kendari berharap dapat menciptakan ekosistem kampus yang inklusif, kreatif, dan inovatif.
Rangkaian Kegiatan yang Dihadirkan
Festival Olahraga dan Seni Budaya 2026 menampilkan beragam kegiatan yang dirancang untuk melibatkan seluruh lapisan mahasiswa, baik yang berasal dari fakultas sains dan teknologi maupun fakultas ilmu sosial dan humaniora. Pembagian kategori kegiatan mencerminkan upaya serius panitia untuk memberikan kesempatan kepada setiap individu sesuai dengan minat dan kemampuannya.
Pada aspek olahraga, festival menghadirkan kompetisi dalam sepuluh cabang olahraga, yaitu sepak bola, bola voli, bulu tangkis, tenis meja, futsal, bulutangkis ganda, sepak takraw, basket, atletik, dan renang. Setiap kompetisi diikuti oleh perwakilan dari berbagai fakultas dan program studi yang membentuk tim untuk berkompetisi. Sistem turnamen yang digunakan adalah sistem gugur dan sistem penyisihan, tergantung dari jumlah peserta dan cabang olahraga yang dimaksud.
Sementara itu, dalam bidang seni dan budaya, penyelenggara menghadirkan berbagai lomba kreativitas yang mencakup tari tradisional, musik modern, teater, puisi, fotografi, desain grafis, dan fashion. Kategori tari tradisional secara khusus menampilkan pertunjukan-pertunjukan yang menggali kekayaan budaya lokal Sulawesi Tenggara, seperti tari Balumba, tari Magandang, dan tari Ampala.
“Kami ingin memastikan bahwa generasi muda mahasiswa kami tidak melupakan akar budaya mereka. Dengan demikian, kegiatan ini dirancang untuk menjadi sarana pelestarian sekaligus pengembangan kreativitas mereka dalam konteks budaya yang lebih luas,” jelas Dr. Hendra Wijaya, Koordinator Bidang Seni dan Budaya Unit Sinergi Kampus, dalam wawancara khusus dengan media kampus.
Persiapan Matang dan Kolaborasi Lintas Divisi
Persiapan Festival Olahraga dan Seni Budaya 2026 telah dimulai sejak lima bulan sebelumnya, dengan melibatkan berbagai divisi di Unit Sinergi Kampus dan dukungan dari rektorat universitas. Tim panitia yang terdiri dari lebih dari seratus mahasiswa volunteer bekerja keras untuk memastikan setiap detail acara berjalan dengan sempurna.
Keterlibatan Divisi Olahraga, Divisi Seni dan Budaya, Divisi Logistik, serta Divisi Protokol dan Humas menciptakan sinergi yang kuat dalam menghadirkan acara berkualitas. Panitia juga melakukan koordinasi dengan berbagai organisasi mahasiswa, termasuk himpunan mahasiswa fakultas, organisasi unit kegiatan mahasiswa (UKM), dan kelompok minat mahasiswa lainnya.
“Kolaborasi yang erat antara divisi-divisi ini menjadi kunci kesuksesan acara ini. Kami tidak hanya mengandalkan tim panitia inti, tetapi juga mengajak seluruh mahasiswa untuk terlibat aktif. Dengan cara ini, festival ini benar-benar menjadi milik semua mahasiswa,” papar Yani Kusuma, Ketua Panitia Festival, pada saat pembukaan resmi acara.
Dukungan Kampus dan Stakeholder Eksternal
Kesuksesan pelaksanaan FOSB 2026 tidak terlepas dari dukungan penuh dari pimpinan universitas dan berbagai stakeholder eksternal. Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Syafruddin Dalimunte, M.Pd., tidak hanya memberikan persetujuan dan dukungan anggaran, tetapi juga secara langsung hadir membuka acara ini.
“Festival semacam ini adalah bukti nyata dari komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari dalam mengembangkan mahasiswa secara menyeluruh. Kami percaya bahwa pendidikan bukan hanya tentang transfer pengetahuan akademik, tetapi juga tentang pengembangan potensi, karakter, dan kepribadian mahasiswa,” ujar Prof. Syafruddin dalam sambutannya di hari pembukaan acara.
Selain dukungan internal, festival juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak eksternal, termasuk Pemerintah Kota Kendari, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Tenggara, serta beberapa perusahaan swasta yang bergerak di bidang industri kreatif dan olahraga. Dukungan sponsor ini membantu memastikan bahwa festival dapat diselenggarakan dengan standar kualitas yang tinggi.
Momen-Momen Berkesan dalam Festival
Sepanjang pelaksanaan festival tiga hari, berbagai momen berkesan tercipta yang akan diingat oleh seluruh peserta. Pertandingan sepak bola final antara Fakultas Teknik dan Fakultas Pendidikan menjadi salah satu highlight acara, dengan tingkat penonton yang mencapai ribuan mahasiswa. Pertandingan yang berakhir dengan skor 2-1 untuk Fakultas Teknik ini menciptakan suasana meriah di lapangan olahraga.
Tidak kalah menarik adalah pertunjukan seni budaya pada malam penutupan festival. Pertunjukan yang menampilkan lebih dari dua ratus peserta ini menampilkan perpaduan unik antara seni tradisional lokal dan seni kontemporer modern. Tarian pembuka yang menampilkan gerakan-gerakan tradisional Tari Balumba yang diinterpretasikan dengan musik modern menciptakan standing ovation dari ribuan penonton yang memenuhi aula seni.
Salah satu peserta, Siti Nurhaliza dari Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, berbagi pengalaman positifnya. “Saya sangat senang bisa mengikuti festival ini. Ini adalah kesempatan pertama saya untuk menampilkan kemampuan saya dalam menulis puisi di depan ribuan orang. Meskipun saya tidak menang dalam kategori puisi, tetapi pengalaman ini sangat berharga bagi saya. Saya jadi lebih percaya diri dan terdorong untuk terus mengembangkan kemampuan saya,” ungkapnya dengan antusias.
Pencapaian dan Penghargaan
Festival Olahraga dan Seni Budaya 2026 berhasil menghasilkan berbagai prestasi penting bagi universitas. Dalam bidang olahraga, beberapa tim mahasiswa berhasil menunjukkan tingkat kompetitivitas yang tinggi. Tim sepak bola Universitas Muhammadiyah Kendari yang merupakan perwakilan dari Fakultas Teknik berhasil meraih piala juara umum olahraga.
Di bidang seni dan budaya, karya-karya mahasiswa juga mendapatkan apresiasi yang tinggi. Sebuah karya fotografi berjudul “Kendari di Mata Kami” yang dibuat oleh Raka Pratama, mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi, berhasil memenangkan kategori fotografi dan kemudian dipamerkan di galeri seni kampus selama sebulan penuh.
Dalam kategori tari tradisional, kelompok tari yang menampilkan Tari Ampala dengan inovasi koreografi modern berhasil menarik perhatian juri dan memenangkan kategori tersebut. Kelompok ini nantinya akan mewakili universitas dalam berbagai ajang seni budaya tingkat regional.
Dampak Jangka Panjang bagi Mahasiswa
Menurut analisis awal dari Unit Sinergi Kampus, festival ini diharapkan memberikan dampak positif yang signifikan bagi pengembangan mahasiswa dalam jangka panjang. Pertama, festival ini menjadi sarana identifikasi bakat mahasiswa yang dapat direkrut untuk mengikuti kompetisi-kompetisi tingkat regional dan nasional. Beberapa peserta yang menunjukkan performa luar biasa telah diundang untuk bergabung dengan tim universitas yang akan berkompetisi di ajang-ajang eksternal.
Kedua, festival ini memperkuat ikatan sosial dan sense of belonging di kalangan mahasiswa. Dengan terlibat dalam kegiatan yang melibatkan lintas fakultas dan program studi, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan mahasiswa lain dari latar belakang yang berbeda, sehingga memperkaya perspektif dan pengetahuan mereka.
Ketiga, festival ini memberikan nilai tambah signifikan bagi pengembangan soft skills mahasiswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar tentang teamwork, leadership, komunikasi efektif, manajemen waktu, dan resiliensi dalam menghadapi tekanan kompetisi.
Dr. Muhammad Ilyas, Dekan Fakultas Pendidikan, berbagi perspektifnya tentang pentingnya kegiatan semacam ini. “Dari perspektif pendidikan, festival ini memberikan pembelajaran yang tidak bisa didapatkan di dalam kelas. Mahasiswa belajar tentang disiplin, dedikasi, dan pentingnya kerja sama tim. Nilai-nilai ini sangat penting untuk membentuk karakter mereka sebagai lulusan berkualitas,” katanya.
Rencana Pengembangan ke Depan
Mengingat antusiasme tinggi terhadap festival ini, panitia dan Unit Sinergi Kampus telah mulai merencanakan pengembangan untuk festival tahun depan. Rencana pengembangan ini mencakup penambahan jumlah kategori kompetisi, peningkatan kualitas infrastruktur pendukung, serta perluasan jangkauan untuk melibatkan mahasiswa dari universitas lain di Sulawesi Tenggara.
“Kami ingin festival ini tidak hanya menjadi ajang internal kampus, tetapi juga menjadi event bergengsi tingkat regional. Dengan melibatkan universitas lain, kami percaya dapat menciptakan kompetisi yang lebih menarik dan memberikan pengalaman yang lebih berharga bagi para peserta,” ungkap Ketua Unit Sinergi Kampus dalam rencana strategis yang disampaikannya.
Selain itu, Unit Sinergi Kampus juga berencana mendokumentasikan setiap momen dari festival dalam bentuk publikasi berkala yang dapat diakses oleh seluruh mahasiswa. Dokumentasi ini akan menjadi portofolio berharga yang dapat digunakan untuk evaluasi dan pembelajaran bagi penyelenggaraan acara-acara serupa di masa depan.
Penutup
Festival Olahraga dan Seni Budaya 2026 yang diselenggarakan oleh Unit Sinergi Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari telah berhasil menciptakan momentum positif dalam pengembangan potensi mahasiswa. Dengan menghadirkan lebih dari 2.500 peserta dan menciptakan berbagai momen berkesan, festival ini membuktikan bahwa universitas berkomitmen serius dalam mengembangkan mahasiswa secara holistik.
Keberhasilan festival ini adalah hasil kolaborasi erat antara berbagai pihak, mulai dari mahasiswa sebagai peserta dan panitia, pimpinan universitas, Unit Sinergi Kampus sebagai penyelenggara, hingga stakeholder eksternal yang memberikan dukungan. Dengan momentum positif ini, diharapkan Universitas Muhammadiyah Kendari dapat terus menghadirkan kegiatan-kegiatan berkualitas yang memberikan nilai tambah signifikan bagi pengembangan mahasiswanya.
Sebagai institusi pendidikan yang progresif, Universitas Muhammadiyah Kendari telah menunjukkan bahwa pendidikan berkualitas bukan hanya tentang transfer pengetahuan akademik, tetapi juga tentang pengembangan holistik dari seluruh aspek potensi mahasiswa. Festival ini adalah salah satu bukti nyata dari visi dan misi universitas tersebut.
—
Artikel ini ditulis berdasarkan liputan langsung pada acara Festival Olahraga dan Seni Budaya 2026 Universitas Muhammadiyah Kendari. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Unit Sinergi Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari.