KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari melalui Unit Sinergi Kampus menggelar Festival Olahraga dan Seni Budaya 2026 yang meriah pada tanggal 15 April 2026 di kawasan kampus utama Jalan Sultan Hasanuddin, Kendari. Acara yang berlangsung selama dua hari ini menampilkan berbagai cabang olahraga dan pertunjukan seni budaya yang melibatkan lebih dari 500 mahasiswa dari 12 program studi yang tersebar di lingkungan universitas.
Festival tahunan ini merupakan wadah apresiasi terhadap kreativitas dan kemampuan atletik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, disiplin, dan semangat persaingan yang sehat dalam komunitas kampus. Dengan menghadirkan berbagai kompetisi dan pertunjukan seni, Unit Sinergi Kampus berhasil menciptakan suasana festif yang membanggakan seluruh civitas akademika.
Ragam Cabang Olahraga yang Dipertandingkan
Pada momentum festival kali ini, panitia penyelenggara menyiapkan delapan cabang olahraga utama yang dipertandingkan antar program studi. Cabang-cabang tersebut mencakup sepak bola, bola voli, bulu tangkis, tenis meja, badminton, futsal, bola basket, dan catur. Masing-masing cabang olahraga menerapkan sistem penyisihan dan final untuk menentukan juara dengan adil dan transparan.
Sepak bola menjadi daya tarik utama festival dengan melibatkan 16 tim yang merepresentasikan berbagai fakultas dan program studi di Universitas Muhammadiyah Kendari. Pertandingan dilaksanakan di lapangan sepak bola utama kampus dengan standar lapangan yang telah dikondisikan khusus untuk acara ini. Sementara itu, cabang olahraga bola voli merupakan salah satu kompetisi yang paling dinanti-nantikan oleh mahasiswa putri. Sebanyak 12 tim perempuan bersiap mempertaruhkan kebanggaan program studi mereka di lapangan voli yang telah disiapkan di area gymnasium kampus.
Tidak hanya olahraga tim, festival ini juga menampilkan cabang olahraga individual seperti bulu tangkis dan tenis meja. Kompetisi tenis meja melibatkan 64 peserta dari berbagai tingkat keterampilan, sementara bulu tangkis menghadirkan 48 peserta baik dalam kategori tunggal maupun ganda. Kedua cabang ini menunjukkan bahwa sportivitas dan dedikasi peserta cukup tinggi dalam persiapan menjelang festival.
Pada sesi penutup, catur juga menjadi salah satu cabang yang menarik perhatian dengan menampilkan 32 peserta yang tergabung dalam kategori cepat (rapid chess) dengan waktu bermain yang terbatas. Kompetisi catur ini menunjukkan bahwa olahraga pikiran juga menjadi bagian integral dari festival olahraga Universitas Muhammadiyah Kendari.
Pertunjukan Seni Budaya yang Memukau
Selain kompetisi olahraga, festival 2026 juga menampilkan serangkaian pertunjukan seni budaya yang mencerminkan kekayaan tradisi Indonesia dan kreativitas mahasiswa kontemporer. Panggung utama di halaman rektorat diisi dengan berbagai pertunjukan dari mulai tari tradisional, modern dance, teater, hingga fashion show.
Salah satu pertunjukan unggulan adalah tari tradisional Sulawesi Tenggara yang ditampilkan oleh kelompok mahasiswa Fakultas Seni dan Desain. Pertunjukan ini menampilkan tari Poco-Poco dan Cakalele dengan kostum autentik yang memukau penonton. Lebih dari 50 penari terlibat dalam pertunjukan spektakuler yang berlangsung selama 25 menit ini dan berhasil membangkitkan antusiasme penonton yang hadir.
Pertunjukan modern dance juga menjadi highlight utama dari sesi seni budaya. Unit Kesenian Mahasiswa (UKM) Seni Tari menampilkan lima korografi dengan tema yang beragam, mulai dari ekspresi sosial, cinta, hingga perjuangan. Setiap pertunjukan menampilkan ekspresi artistik yang mendalam dan teknik menari yang terlatih dengan baik, mencerminkan dedikasi penari terhadap seni yang mereka geluti.
Pada sesi teater, mahasiswa dari UKM Teater Muhammadiyah menampilkan drama pendek berjudul “Antara Mimpi dan Realitas” yang berkisah tentang perjuangan mahasiswa menghadapi tantangan akademik dan kehidupan sosial. Pertunjukan yang melibatkan 15 aktor ini berhasil menggerakkan emosi penonton dengan dialog yang mengena dan seni peran yang ekspresif.
Fashion show juga menjadi bagian menarik dari festival seni budaya, dengan menampilkan karya desain mahasiswa Fakultas Seni dan Desain Program Studi Fashion. Sebanyak 30 model memperagakan 45 desain busana yang menggabungkan unsur tradisional dan kontemporer. Koleksi yang dipamerkan menunjukkan tingkat kreativitas dan inovasi desainer muda Universitas Muhammadiyah Kendari yang sangat memuaskan.
Respons Positif dari Pimpinan Universitas
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Andi Yusuf Rahman, M.Si., yang secara langsung membuka festival ini pada pukul 08.00 pagi, menyampaikan apresiasinya yang tinggi terhadap inisiatif Unit Sinergi Kampus.
“Festival olahraga dan seni budaya seperti ini sangat penting untuk pengembangan holistik mahasiswa kami. Kami percaya bahwa pendidikan tidak hanya terbatas pada aspek akademik semata, tetapi juga harus mengembangkan potensi mahasiswa dalam bidang olahraga, seni, dan kreativitas. Melalui festival ini, mahasiswa dapat menunjukkan kemampuan mereka, membangun kepercayaan diri, dan memperkuat ikatan kebersamaan dalam komunitas kampus,” ujar Prof. Andi Yusuf Rahman dalam sambutannya.
Kepala Unit Sinergi Kampus, Drs. H. Budi Santoso, M.Pd., yang bertanggung jawab langsung atas pelaksanaan festival, menceritakan persiapan yang matang selama tiga bulan terakhir.
“Kami telah melakukan perencanaan yang sangat detail untuk memastikan festival ini berjalan dengan lancar dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta. Tim kami bekerja siang malam untuk mengordinasikan semua aspek, mulai dari pendaftaran peserta, penyiapan fasilitas olahraga, hingga persiapan panggung untuk pertunjukan seni. Alhamdulillah, dengan dukungan dari rektorat, dekan-dekan, dan seluruh mahasiswa, kami berhasil mewujudkan festival yang luar biasa ini,” ungkap Drs. Budi Santoso dengan penuh kebanggaan.
Dekan Fakultas Pendidikan dan Ilmu Sosial, Dr. Ir. Siti Nurhaliza, M.M., juga menyoroti pentingnya festival dalam meningkatkan citra universitas di tingkat lokal dan regional.
“Festival ini menunjukkan kepada masyarakat Kendari dan sekitarnya bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari tidak hanya menghasilkan lulusan yang akademis unggul, tetapi juga individu-individu yang berpotensi dalam bidang olahraga, seni, dan budaya. Ini merupakan representasi nyata dari visi universitas untuk mengembangkan generasi yang berkarakter, cerdas, dan kreatif,” kata Dr. Siti Nurhaliza.
Partisipasi Mahasiswa yang Antusias
Antusiasme mahasiswa terhadap festival ini terpancar jelas dari tingkat partisipasi yang luar biasa. Mahasiswa dari berbagai program studi, mulai dari Teknik Informatika, Akuntansi, Hukum, Pendidikan, Kesehatan Masyarakat, hingga Manajemen Sumber Daya Manusia, turut mengambil peran aktif baik sebagai peserta kompetisi maupun sebagai penonton yang memberikan dukungan penuh.
Siti Aminah, mahasiswa semester IV Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, yang merupakan anggota tim bola voli putri Program Studi Pendidikan, mengatakan bahwa partisipasi dalam festival memberikan makna khusus bagi dirinya.
“Saya sangat senang bisa berpartisipasi dalam festival ini. Selain melatih kemampuan olahraga saya, festival ini juga membuat saya merasa lebih dekat dengan teman-teman dan program studi lain. Kami saling mendukung dan memberikan semangat satu sama lain. Ini adalah pengalaman yang tidak akan saya lupakan,” kata Siti Aminah dengan mata berbinar.
Muhammad Rizki Pratama, mahasiswa semester VI Program Studi Teknik Informatika, yang menjadi salah satu peserta kompetisi catur cepat, mengapresiasi keberagaman cabang olahraga yang ditawarkan.
“Bagus sekali bahwa festival ini tidak hanya menawarkan olahraga fisik, tetapi juga olahraga pikiran seperti catur. Ini memberikan kesempatan bagi semua mahasiswa untuk menunjukkan keahlian mereka sesuai dengan minat dan bakat masing-masing. Saya merasa diapresiasi sebagai peserta catur di ajang tingkat kampus,” ungkap Rizki dengan optimis.
Dampak Positif dan Manfaat Jangka Panjang
Penyelenggaraan festival olahraga dan seni budaya tahun ini diharapkan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi seluruh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Kendari. Pertama, festival ini berfungsi sebagai ajang pemberdayaan mahasiswa untuk mengembangkan potensi di luar akademik. Kedua, kegiatan ini memperkuat ikatan silaturahmi antar program studi dan fakultas yang dapat meningkatkan kohesi kampus secara keseluruhan.
Ketiga, festival ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menampilkan prestasi mereka kepada publik yang lebih luas, termasuk keluarga, alumni, dan masyarakat umum yang hadir. Dengan demikian, reputasi Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai institusi pendidikan yang komprehensif dapat terus ditingkatkan.
Keempat, dari aspek pengembangan keterampilan kepemimpinan, festival ini memberikan pelatihan praktis bagi panitia dan peserta dalam mengelola acara berskala besar. Kelima, festival ini juga menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan positif dengan mendorong gaya hidup aktif dan apresiasi terhadap seni budaya dalam komunitas akademik.
Penutup dan Harapan Ke Depan
Festival Olahraga dan Seni Budaya 2026 yang diselenggarakan oleh Unit Sinergi Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari telah membuktikan bahwa universitas memiliki komitmen kuat dalam mengembangkan mahasiswa secara holistik. Dengan melibatkan 500 lebih mahasiswa dalam berbagai kompetisi dan pertunjukan seni, festival ini menjadi bukti nyata dari vitalitas dan kreativitas yang ada dalam komunitas kampus.
Para pimpinan universitas telah menegaskan bahwa festival-festival serupa akan terus diselenggarakan dan ditingkatkan kualitasnya di masa depan. Komitmen ini sejalan dengan misi Universitas Muhammadiyah Kendari untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga berkembang dalam berbagai aspek kehidupan.
Mahasiswa dan seluruh civitas akademika menantikan festival olahraga dan seni budaya tahun depan dengan harapan yang lebih tinggi lagi. Semoga momentum ini terus dijaga dan dikembangkan untuk menjadi tradisi berkelanjutan yang memperkaya pengalaman belajar di Universitas Muhammadiyah Kendari.
Dengan tertutupnya festival pada tanggal 16 April 2026 sore hari, semangat sportivitas, kreativitas, dan kebersamaan yang tercipta diharapkan akan terus membara dalam dada setiap mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari untuk meraih prestasi yang lebih gemilang di masa depan.