Kendari — Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Unit Sinergi Kampus, kembali membuktikan dedikasi dalam mengembangkan mahasiswa berprestasi tingkat nasional dan internasional. Pencapaian gemilang ini menjadi hasil nyata dari komitmen kampus dalam memberikan dukungan penuh kepada setiap mahasiswa yang menunjukkan potensi luar biasa di berbagai bidang kompetisi.
Dalam periode tiga bulan terakhir, setidaknya lima mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari berhasil meraih medali emas, perak, dan perunggu di ajang-ajang bergengsi nasional maupun internasional. Pencapaian ini menandai momentum positif dalam pengembangan ekosistem akademik dan non-akademik yang berkualitas di kampus yang berlokasi di jantung Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
### Prestasi Cemerlang di Berbagai Bidang
Salah satu pencapaian terbesar datang dari mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Aldo Pratama (22), yang berhasil meraih medali emas dalam kategori Programming di Kompetisi Teknologi dan Inovasi Nasional (KTIN) 2026 yang diselenggarakan di Jakarta pada awal April lalu. Kompetisi ini menghadirkan lebih dari 150 tim dari universitas-universitas terkemuka di seluruh Indonesia.
“Saya tidak pernah membayangkan bisa mencapai posisi teratas dalam kompetisi setingkat nasional ini. Namun, berkat dukungan dosen pembimbing dan fasilitas yang disediakan Unit Sinergi Kampus, saya yakin bisa bersaing dengan mahasiswa dari universitas-universitas besar,” ujar Aldo Pratama saat dikonfirmasi pada Jumat (11/4/2026) di kantor Unit Sinergi Kampus.
Tidak hanya Aldo, mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Sinta Nurmalasari (21), juga mencatatkan prestasi membanggakan. Sinta meraih medali perak pada ajang Speech and Debating International Competition (SDIC) yang berlangsung di Bangkok, Thailand pada akhir Maret 2026. Kompetisi bergengsi ini mengundang perwakilan dari 45 negara dengan lebih dari 300 peserta dari berbagai universitas.
“Pengalaman bersaing dengan peserta internasional memberikan saya perspektif baru tentang kemampuan berbahasa dan berkomunikasi lintas budaya. Ini adalah momen yang sangat berharga untuk pengembangan diri saya,” ungkap Sinta Nurmalasari dengan antusias.
Bidang sains juga menjadi fokus prestasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari. Dua mahasiswa dari Program Studi Biologi, Rinto Hidayatullah (23) dan Putri Wijayanti (22), bersama-sama berhasil meraih medali emas dalam kategori Environmental Science pada National Young Researchers Forum (NYRF) 2026 yang diadakan di Bandung pada 5-7 April lalu. Penelitian mereka berfokus pada pemanfaatan mikroorganisme lokal untuk pengelolaan limbah pertanian di Sulawesi Tenggara.
“Penelitian ini adalah kolaborasi intensif selama enam bulan. Kami sangat bersyukur kepada pembimbing dan kepada Unit Sinergi Kampus yang memberikan akses ke laboratorium dan sumber daya penelitian yang memadai,” jelas Rinto Hidayatullah dalam keterangan singkatnya.
Pencapaian kelima datang dari mahasiswa Program Studi Administrasi Publik, Dewi Anggara (20), yang meraih medali perunggu dalam ajang National Model United Nations (NMUN) 2026 di Surabaya. Dewi tampil sebagai duta Indonesia dalam delegasi yang merepresentasikan Universitas Muhammadiyah Kendari di forum simulasi PBB tersebut.
### Dukungan Sistematis dari Unit Sinergi Kampus
Pencapaian luar biasa ini tidak terlepas dari peran signifikan Unit Sinergi Kampus, yang merupakan pusat pengembangan mahasiswa berprestasi Universitas Muhammadiyah Kendari. Unit ini didirikan dengan misi memberikan bimbingan, pelatihan, dan dukungan sumber daya kepada mahasiswa yang memiliki potensi tinggi untuk bersaing di tingkat nasional dan internasional.
Dr. Muh. Syamsul Hadi, M.Pd., selaku Kepala Unit Sinergi Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari, mengungkapkan kebanggaan atas pencapaian mahasiswa tersebut. “Prestasi-prestasi ini adalah buah dari kerja keras mahasiswa dan dukungan penuh dari segenap sivitas akademika kampus kami. Unit Sinergi Kampus dirancang sebagai inkubator talenta, di mana kami memberikan pelatihan intensif, pendampingan dari dosen, dan akses ke berbagai sumber daya yang diperlukan,” ujar Dr. Syamsul Hadi dalam wawancara eksklusif pada Kamis (10/4/2026).
Menurut Dr. Syamsul Hadi, strategi pengembangan mahasiswa berprestasi di kampus dilakukan melalui beberapa pilar utama. Pertama, identifikasi dini terhadap mahasiswa berbakat melalui tes akademik dan non-akademik sejak tahun pertama kuliah. Kedua, pemberian pelatihan dan workshop berkala yang disesuaikan dengan bidang lomba yang akan diikuti. Ketiga, pendampingan oleh dosen ahli dan mentor berpengalaman. Keempat, alokasi anggaran khusus untuk mendukung persiapan mahasiswa mengikuti kompetisi.
“Kami percaya bahwa universitas tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai katalis pengembangan talenta generasi muda Indonesia. Dengan memberikan dukungan yang tepat, mahasiswa kami mampu bersaing dan bahkan unggul di panggung nasional maupun internasional,” tambah Dr. Syamsul Hadi.
### Program Pelatihan dan Pengembangan Intensif
Unit Sinergi Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari telah mengembangkan program-program pelatihan yang dirancang khusus untuk berbagai jenis kompetisi. Program speech and debate intensive coaching, yang diikuti oleh Sinta Nurmalasari, melibatkan pengajar bersertifikat internasional dan simulasi pertandingan yang intens selama tiga bulan.
Sementara itu, program programming bootcamp yang diikuti oleh Aldo Pratama menggabungkan pembelajaran algoritma tingkat lanjut, praktik langsung dengan kasus-kasus kompetisi internasional sebelumnya, dan mentoring dari profesional industri teknologi.
Program penelitian untuk mahasiswa seperti yang diikuti Rinto Hidayatullah dan Putri Wijayanti juga mendapat dukungan khusus berupa akses laboratorium extended hours, grant penelitian, dan konsultasi dengan peneliti senior dari berbagai institusi riset.
Ir. Bambang Suryanto, M.Sc., Ph.D., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, saat dimintai komentar tentang pencapaian mahasiswa ini, mengekspresikan apresiasi tinggi. “Prestasi mahasiswa kami di ajang-ajang bergengsi ini mencerminkan komitmen kami untuk memberikan pendidikan berkualitas tinggi. Kami terus berinvestasi dalam pengembangan infrastruktur akademik, merekrut dosen berkualitas, dan menciptakan lingkungan yang mendukung inovasi dan kreativitas mahasiswa. Universitas Muhammadiyah Kendari tidak hanya ingin dikenal sebagai universitas lokal, tetapi sebagai institusi pendidikan yang mampu melahirkan pemimpin dan inovator tingkat nasional bahkan global,” katanya pada Jumat (11/4/2026).
### Dampak Bagi Reputasi dan Pengembangan Kampus
Pencapaian mahasiswa di tingkat nasional dan internasional memberikan dampak signifikan bagi reputasi Universitas Muhammadiyah Kendari. Prestasi-prestasi ini menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa baru yang berminat bergabung dengan institusi yang mendukung pengembangan talenta.
Selain itu, kesuksesan mahasiswa juga meningkatkan visibilitas kampus di tingkat nasional. Media massa, baik lokal maupun nasional, mulai memberikan liputan lebih banyak terhadap aktivitas akademik dan pencapaian sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Kendari. Hal ini, pada gilirannya, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan kampus.
Dari perspektif internal, prestasi mahasiswa juga menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus meningkatkan kinerja akademik dan mengikuti berbagai kompetisi. Sinta Nurmalasari, misalnya, kini menjadi mentor bagi mahasiswa junior di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris yang tertarik mengikuti kompetisi debating.
“Saya ingin membuktikan bahwa mahasiswa dari universitas di daerah bisa bersaing dengan mahasiswa dari universitas di kota-kota besar. Melalui pengalaman saya, saya berharap bisa menginspirasi teman-teman lain untuk tidak takut mengambil tantangan,” ujar Sinta dengan penuh semangat.
### Strategi Keberlanjutan Prestasi
Untuk memastikan pencapaian prestasi ini berkelanjutan, pihak universitas telah menyiapkan strategi jangka panjang. Dr. Syamsul Hadi menjelaskan bahwa kampus sedang merancang program scholarship khusus untuk mahasiswa berprestasi, peningkatan kolaborasi dengan universitas-universitas terkemuka untuk student exchange dan joint research, serta pengembangan fasilitas pendukung seperti learning center dan innovation hub.
“Kami juga berencana untuk mengadakan seminar dan workshop nasional di kampus yang akan menghadirkan expert dan atlet dari berbagai bidang. Hal ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih dinamis dan inspiratif,” tambah Dr. Syamsul Hadi.
Tidak ketinggalan, kampus juga berkomitmen untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas peserta didik yang mengikuti kompetisi. Target ambisius yang ditetapkan adalah minimal 15 mahasiswa yang mengikuti kompetisi nasional dan minimal 5 mahasiswa yang mengikuti kompetisi internasional dalam tahun akademik 2026-2027.
### Penutup
Pencapaian mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari di Kompetisi Teknologi dan Inovasi Nasional, Speech and Debating International Competition, National Young Researchers Forum, dan ajang-ajang lainnya merupakan testimoni nyata dari komitmen institusi dalam mengembangkan talenta muda berbakat. Melalui Unit Sinergi Kampus dan berbagai program pendukung lainnya, universitas ini telah membuktikan bahwa lokasi geografis dan skala institusi bukan menjadi penghalang untuk menghasilkan mahasiswa berkualitas tinggi yang mampu bersaing di panggung global.
Ke depannya, diharapkan pencapaian ini dapat menjadi momentum awal bagi Universitas Muhammadiyah Kendari untuk terus meningkatkan standar pendidikan dan menciptakan lebih banyak mahasiswa berprestasi. Dalam menghadapi era globalisasi dan kompetisi yang semakin ketat, institusi pendidikan seperti Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia agar mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan dunia.
—
Artikel ini ditulis pada 11 April 2026